Apa kabar FastNet?
Posted by Amir Karimuddin | Posted in Internet | Posted on 03-03-2009
5
Layanan FastNet dari First Media memang fenomenal, kalau tak mau dibilang kontroversial. FastNet memberikan terobosan layanan Internet (cukup) kencang untuk pelanggan dengan harga yang (cukup) bersaing. Memang sudah tidak ada lagi paket IDR 99 ribu per bulan (sebelum pajak), tetapi harga barunya tetap lebih baik dibanding paket Telkom Speedy unlimited yang masih IDR 750 ribu per bulan. Harga yang lebih murah dapat membeli koneksi 1.5 Mbps setiap bulannya lho!
Saya terakhir kali menulis tentang FastNet di bulan September 2007. Itu sudah sekitar 1.5 tahun yang lalu. Tes tersebut dilakukan pada awal FastNet mulai diluncurkan. Sejak itu post tersebut sudah dikunjungi oleh belasan ribu views dengan 138 komentar. Yang jadi pertanyaan sekarang, apakah kecepatan yang ditawarkan oleh FastNet sekarang adalah masih sama cepatnya dengan saat FastNet pertama kali diluncurkan?
Saya coba mengujinya menggunakan situs penguji bandwidth paling dasar, speedtest.net. Sebagai disclaimer, pengujiannya dilakukan pada pukul 1.20 AM di mana seharusnya bandwidth yang diambil adalah optimal. Sambil menjalankan pengujian ini, saya sedang mengunduh film Wild Child pesanan istri di Rapidshare menggunakan jdownloader.

Tes pertama adalah ke server lokal di Jakarta. Saat ini server pengujian adalah milik IM2. Tes membuktikan bahwa kecepatannya adalah tidak jauh berbeda dengan kecepatan yang dijanjikan, 768 Kbps. Tes kedua menggunakan server luar sebagai perbandingan. Server favorit saya adalah Anchorage, yang terletak Alaska. Kenapa Anchorage? Tidak ada alasan spesifik, tapi saya suka saja menggunakan pembanding di tempat yang cukup terpencil (walaupun belum tentu terpencil dalam hal infrastruktur). Ternyata hasil yang diperoleh adalah sama stabilnya.

Ada sedikit keanehan yang saya temukan saat melakukan speedtest terhadap server di Los Angeles. Tiga kali percobaan menghasilkan angka yang cukup mencengangkan. Diperoleh angka sekitar 900-1100 Kbps untuk kecepatan unduhnya! Padahal kenyataannya paket yang saya miliki hanyalah up to 768 Kbps. Sayangnya data demikian hanya diperoleh di Los Angeles, karena tes yang sama untuk New York menghasilkan data standar yang tidak menunjukkan anomali. Sebagai kesimpulan, nampaknya kecepatan FastNet setelah 1.5 tahun tidaklah banyak berubah dan masih (lumayan) stabil sebagai layanan Internet kabel. Mungkin sebaiknya saya mengunduh semua berkas-berkas Internet melalui server Los Angeles karena terbukti lebih friendly dengan jaringan FastNet?





