July 30th, 2007

Social Bookmarking vs Aggregator


Kemaren saya baca di post Budi Putra kalo Merdeka.or.id udah dapet PageRank 7. Wah, hebat sekali dan bisa jadi situs PR7 pertama untuk situs Indonesia. Lha wong Detik atau Kompas yang traffic-nya luar biasa aja “cuma” PR6. Situs-situs luar yang PR-nya lebih dari 6 juga rata-rata exceptional. Congratz ya buat para pengelolanya.

Yang jadi pemikiran saya, blog aggregator kayak Planet itu, biasanya cenderung digunakan oleh komunitas kecil dengan similaritas tertentu. Yang ngetop misalnya Planet Debian atau Planet Ubuntu. Di contoh tersebut, similaritasnya adalah mereka berada di naungan institusi yang sama. Bagaimana dengan penerapan blog aggregator Indonesia? Yang saya liat memang rata-rata anggota blog aggregator Indonesia memiliki similaritas bahwa mereka adalah “blogger awal Indonesia” dan kebetulan kebanyakan posting mereka memang berkualitas. Panjang dan berisi, dengan comment bejibun. Sampai ada istilah seleb-blog :D

Nothing wrong with that, hanya saja berkaca di kasus Ngadutrafik 2007 yang lalu, saya melihat hal ini bisa jadi kerikil kecil bagi perkembangan blog di Indonesia. Sempet ada tudingan keberpihakan antara “blogger senior” dan “blogger newbie”. Well, saya ga mau panjang lebar ngebahas ginian karena emang ga ada artinya. Yang jadi concern saya adalah kenapa Indonesia, yang Jakarta-nya aja termasuk dalam 30 blog belt dunia, tidak punya social bookmarking sendiri.

Kenapa perlu social bookmarking sendiri? Toh ada Digg, Del.icio.us, atau StumbleUpon yang udah ngetop duluan. Jelas perlu, karena mostly blog Indonesia pake bahasa Indonesia dan itu sendiri bisa dibilang kurang diterima di ranah blogging global, karena berapa sih total blog reader Indonesia dibanding blog reader dunia. Nah, menurut saya pribadi, di luar kumpulan blogger senior tersebut, saya yakin di luar sana banyak blogger baru dengan postingan yang bagus dan dalam, yang gaya menulisnya tidak kalah dengan Priyadi misalnya. Tapi ternyata tidak terekspos, tidak ada feedback, karena merely tidak terdeteksi.

Gimana konkritnya? Bikin social bookmarking sendiri kayak ping.sg. Situs negeri jiran yang baru ultah pertama ini sepertinya sukses bikin social bookmarking eksklusif negaranya sendiri. Indonesia? Pasti bisa dong. Dari kita, oleh kita, untuk kita, blogger Indonesia. Buat saya ini bukti nyata kalo blogger Indonesia bisa unite. Nantinya pasti akan ada seleksi alam, mana yang bener-bener bagus bisa keliatan dari banyaknya digg, dugg, ping, pong or whatever it is.

Saya bisanya omdo? Wakaka.. lha wong ga bisa bikin gimana :P Saya cuma menyampaikan uneg-uneg. Anggap aja ngasih inspirasi. Saya yakin banyak orang Indonesia yang bisa bikin beginian. Mending dunk beramal untuk kemajuan blogger Indonesia. Kalo ini terwujud, pasti kita-kita juga kan yang untung. Gak perlu terlalu banyak promosi sana-sini, comment ampe berbusa-busa di seleb blog cuma demi sejumput traffic. Maju terus blogger Indonesia!

Update: ternyata ada Kilasan yang konsepnya social bookmarking. Situs ini dibuat oleh Thomas Arie Setiawan. Tapi kok ternyata dilihat-lihat post-nya cuma dari situs berita aja? Belum ada widget seperti digg untuk blog-blog? Ditunggu perkembangan selanjutnya ;)

14 Responses to “Social Bookmarking vs Aggregator”

  1. great idea !!! i will add this feature on http://kronologis.com

  2. @Kukuhtw
    Wah, mas kukuh langsung action. Ini baru hebat ;)
    Ditunggu implementasinya ya mas.

  3. ternyata sudah ada tuh, namanya http://kilasan.com
    khusus indonesia, seperti digg

  4. Wah, kok saya baru tau.. kenapa bisa ga ngetop? Padahal founder-nya jg pengelola AsiaBlogging kan?
    Ok, saya update. Tapi mas Kukuh bikin aja jg. Sapa tau bisa berkompetisi sehat. Toh, del.icio.us dan digg segmen sama tapi bisa jalan bareng ;)

  5. wah wah wah, jadi mesti di social bookmark ya

  6. http://kronologis.com/share-bookmark.php

    hore…kron sudah dilengkapi fasilitas baru, persis seperti pak Amir yang inginkan…. dicoba ya….:)

  7. Agak oot, gimana caranya biar bisa dipasang di aggregator tsb?

  8. @Kukuh
    Uda dicoba mas… tinggal widget buat di-submit langsung dari blog masing-masing. Good job! ;)

    @Martin
    Coba mas buka Blog Merdeka, Jalan Sutera dan JalanKenangan.

  9. featurenya di drop sementara di kronologger.com, sedang mempersiapkan domain khusus untuk social bookmark

  10. Social Boomarking yang pa Amir maksudkan, baru saja dilaunching RepublikBlog.com, coba deh

  11. Artikel2 nya di blog ini bagus sekali. Sayang tidak di publikasikan lebih luas di Http://www.lintasberita.com secara gratis. Kami juga sediakan widget buat blogs.

  12. khan ada http://indotag.com -Social Bookmaring site asli Indonesia

  13. […] positif saya dapatkan setelah mengompori adanya social bookmarking made in Indonesia. Sejumlah social bookmarking, yang desain tampilan dan […]

  14. IndoPinger.com hadir untuk menjawab keluhan anda. Dari dan untuk blogger Indonesia~!

    Masi baru, support it please :)

Write A Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>