Curhat Jakarta: perjalanan

Tuesday, May 27th, 2008

Hari ini saya berencana berhemat (karena harga BBM naik), dengan naik bus TransJakarta pulang pergi. Kebetulan kompleks saya persis dilewati oleh jalur koridor 4, Pulogadung - Dukuh Atas.

Lebih enaknya lagi, ada halte yang persis di depan kompleks, jadinya tidak perlu berjalan terlalu jauh. Perjalanan pagi hari alhamdulillah berjalan lancar. Saya menjadi yang terakhir dapat tempat duduk.

Saat pulangnya, saya memilih untuk pulang setelah sholat Maghrib. Asumsi saya, orang sudah pulang sejak jam 4 atau 5 sehingga sekitar jam 6.30 sudah cukup sepi di halte Dukuh Atas 2 yang terletak di sebelah Landmark. Tak disangka, tidak cuma saya saja yang berpikiran seperti itu.

Ada ratusan orang yang mengantri bus hingga ke jembatan penghubung (skywalk). Memang halte Dukuh Atas 2 merupakan pool bagi 2 jalur, yaitu Koridor 4 dan Koridor 6 (Dukuh Atas - Ragunan). Setelah mengantri selama hampir 1 jam, akhirnya saya berhasil masuk ke dalam bus dan (lagi-lagi) menjadi penumpang terakhir yang mendapat tempat duduk.

Saya pikir “kesengsaraan” hari ini sudah berakhir. Ternyata saya salah. Sesampainya di daerah Manggarai, bus berhenti cukup lama. Macet melanda sepanjang jalan menuju perempatan Pramuka-Manggarai.

Ada apakah gerangan hingga bisa macet yang tidak biasanya? Untung ponsel saya dapat mengakses Internet (melalui GPRS/3G). Saya buka Opera Mini dan mengakses Detik.

Ternyata oh ternyata, ada tawuran (tradisional) antara mahasiswa UKI dan YAI di daerah Diponegoro, seberang RSCM, sehingga arus semuanya dialihkan ke Jalan Proklamasi.

Kemarin-kemarin ribut dengan polisi masalah kenaikan BBM, eh sekarang malah ribut sesama mahasiswa. Kayaknya dosanya berlipat-lipat tuh, mengingat tawuran mengganggu kepentingan orang banyak.

Walhasil, saya sampai rumah setelah 2.5 jam! Weleh-weleh, apa bedanya dengan bawa mobil sendiri? Ya, setidaknya bayarnya tetap 3500 Rupiah, tidak seperti Patas AC lain yang kenaikannya gila-gilaan. Inilah curhat Jakarta saya kedua kalinya. Yang pertama? Silakan dibaca yang sebelumnya.

2 Comments to Curhat Jakarta: perjalanan

Anggraini Widjanarti
May 28, 2008

Yaah bebi.. Kalau begitu mah mending kamu maen ke rumah ku dulu.. Wehehehe.. Di jamin ga bete deh. Walaupun nyampe rumahnya malam juga.. :P
Btw.. hari gini masih tawuran. Emang dasar mahasiswa Ndeso. Kuliah beneran apa kuliah-kuliahan siii ? KAMPUUUNGG !!!

zidni
May 28, 2008

BTW,
kenapa nggak dipasang plugin related post aja mir? jadi nggak usah bikin link manual.

Leave a comment

Search

Archives

My Plurk

Stats